Pelanggan adalah Raja
Monday, 11 January 2010 09:40
administrator
Tidak menyakiti hati atau merendahkan pelanggan. “Pelanggan adalah raja”, demikian pameo yang sering didengar dalam dunia pemasaran. Bahkan : pelanggan juga manusia, ungkap seorang penyanyi, nah dengan sifat itu hal utama yang harus dilakukan adalah menjaga hati para pelanggan dengan berbuat tidak menyakiti hatinya.
Keinginan berkorban untuk pelanggan.
Pengorbanan disini bukan berarti kita harus mengorbankan tujuan organisasi / perusahaan, tetapi mau berbuat lebih kepada pelanggan kita dengan cara memberikan apa yang telah menjadi hak mereka dengan tidak mengurangi bahkan melebihkan atas hak-hak mereka.
Menjalani semua ujian. Kepercayaan pelanggan tidak begitu saja muncul, tetapi harus menjalani beberapa ujian – ujian untuk meraihnya. pelangganku, tidak mungkin kita berpangku tangan untuk mendapatkan kepercayaan pelanggan.memenuhi segala apa yang diminta oleh pelanggan dan yang telah ditentukan oleh aturan-aturan organisasi atau perusahaaan.
Demikian sekelumit tentang membangun kepercayaan yang dapat saya sampaikan. Tentu, saya hanyalah seorang hamba yang tidak memiliki harta, tidak memiliki kekuasaan, dan tidak memiliki inisiatif, karena semua itu hanya milik Tuhan.